Tropicana Slim Ajak Masyarakat Indonesia Cegah dan Lawan Diabetes

Dengarkan Versi Suara
Foto bersama usai kegiatan secara virtual.

 

KENDARI – Bertepatan dengan Hari Kesehatan Sedunia 2022, Tropicana Slim kembali mengadakan kegiatan #BeatDiabetes Online Festival 2022 yang dilaksanakan pada 6-7 April 2022. Tahun ini Tropicana Slim menghadirkan #BeatDiabetes Online Festival 2022 dengan konsep yang berbeda di mana ada edukasi kesehatan yang dikemas dalam bentuk kuis interatif dan demo memasak sehat, yang menghadirkan inspirasi berbagai pilihan menu makanan minuman sehat dan nikmat.

#BeatDiabetes2022 Delight merupakan festival kreasi menu sehat menggunakan produk Tropicana Slim, hasil kolaborasi dengan berbagai restaurant, café, catering, dan UMKM yang akan dijual secara online di Shopee, serta demo masak yang dilaksanakan di Kitchen Modena.

Sesi ini diadakan secara virtual dan bertujuan untuk memberikan inspirasi masyarakat tentang berbagai inovasi kreasi menu makanan minuman sehat dan bebas gula untuk dikonsumsi keluarga Indonesia, termasuk para diabetesi. Masyarakat juga dapat dengan mudah mendapatkannya dengan memesan secara online di Shopee dari tanggal 5-11 April 2022.

Sementara itu, #BeatDiabetes2022 Warrior merupakan rangkaian edukasi dan kompetisi kuis interaktif seputar kesehatan dan diabetes. Adapun tujuan #BeatDiabetes2022 Warrior adalah mengedukasi masyarakat Indonesia tentang bahaya diabetes beserta cara pencegahan dan penanganannya.

dr. Syahidatul Wafa, Staff Divisi Endokrin, Metabolik, dan Diabetes Departemen Penyakit Dalam RSCM-FKUI yang berperan sebagai juri dalam #BeatDiabetes2022 Warrior mengingatkan, data International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2021 menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-5 jumlah penderita diabetes terbesar di dunia, dengan jumlah penderita diabetes mencapai 19,5 juta orang. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat hanya dalam waktu dua tahun, dibandingkan tahun 2019 sebesar 10,7 juta.

Faktanya, memiliki riwayat keturunan diabetes berkaitan dengan risiko diabetes yang lebih tinggi. Risiko keturunan diabetes yang kedua orang tuanya memiliki diabetes adalah 6.1 kali lebih tinggi1. Tidak hanya itu, obesitas juga menjadi salah satu faktor risiko diabetes. Data dari penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Diabetologia di tahun 2020 menyebutkan bahwa walaupun memiliki faktor risiko diabetes secara genetik yang rendah dan gaya hidup yang baik, mereka yang mengalami obesitas diketahui memiliki risiko diabetes yang lebih tinggi sebesar 8 kali lipat dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan normal2.

Noviana Halim, Brand Manager Tropicana Slim mengatakan, diabetes disebut sebagai ibu atau biang dari berbagai komplikasi penyakit serius dan termasuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Risiko komplikasi kesehatan ini dapat ditekan jika kadar gula darah dikontrol dengan baik.

“Tropicana Slim selama hampir 50 tahun berupaya menemani keluarga Indonesia dalam pencegahan diabetes dengan konsisten menginspirasi masyarakat Indonesia untuk hidup sehat melalui serangkaian produk bercita rasa tinggi. Oleh karena itu, Tropicana Slim juga mengajak masyarakat Indonesia bersama-sama untuk terus mencegah dan melawan penyakit diabetes melalui kampanye #BeatDiabetes2022,” ungkapnya, Jumat (8/4).

Sementara itu, dr. Rudy Kurniawan, Founder Sobat Diabet yang juga berperan sebagai juri dalam dalam #BeatDiabetes2022 Warrior menuturkan pola hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencegah dan menurunkan risiko diabetes.

Penelitian pada The American Journal of Clinical Nutrition (2020) menemukan bahwa menjalankan pola hidup sehat dapat berkaitan dengan penurunan tingkat kejadian diabetes hingga 60%.

“Yang termasuk sebagai pola hidup sehat pada penelitian ini adalah memiliki berat badan dan lingkar pinggang normal, tidak merokok, memiliki tingkat aktivitas fisik yang tinggi, menjalankan pola makan sehat,” tutupnya. (r5/RS)

TERKINI